Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Untuk yang biasa

Aku mencintaimu dengan seksama, seperti rasa yang tak bisa di ucap dengan kata, yang sebenarnya sulit untuk mengungkapkan nya.  Aku mencintaimu dengan dengan sederhana, seperti sajak bapak Sapardi djoko damono, membuat kata yang tak bisa di Terima dengan rasa.  Aku mencintaimu dari mata, hingga keluar menjadi kata.  Aku mencintaimu dengan rasa, seperti jatuh cinta pandang pertama.  Dan aku tlah mencintaimu, namun perolehan makna belum di Terima dengan cara yang luar biasa. 

Akhir Di Titik Tertinggi

( Kisah & Pisah ) Kisah baru baru terjadi, seperti biasanya sepasang kekasih memilih untuk serius dalam berkata - kata, memikirkan semua jawaban , memikirkan semua hal yang akan terjadi, mengantisipasi semua permasalahan dengan serius, sampai tak ada kata putus dalam satu hubungan. Semakin hari semakin indah, saling sapa dalam setiap pagi saling mengucapkan di setiap malam, indah tak mau berakhir terlalu cepat, setiap saat kita melangkah dengan rasa penuh hati - hati, menjaga satu sama lain. Hingga saat ini Kisah Akhir di Titik tertinggi akan berakhir, menjadi pisah. Bukan persoalan siapa yang jatuh cinta, siapa yang patah hati, dan siapa yang sakit hati kita perdebatkan saat itu, hujan terus menerus menemani di setiap perjalanan, jauh dari tempat kita bercengkraman, kali ini kita berada pada titik tertinggi dari sebuah perkotaan, dengan jalan yang sedikit tersendat-sendat, kau bicara tentang perasaan yang masih sama, tetapi keyakinan yang berbeda, kita merasakan hal yang sama ...

Akhir Di Titik Tertinggi

( Kasih & Kisah ) Kasih belum berakhir, hanya saja ingin menjelaskan titik awal dari sebuah kisah. Hari ini, seperti biasa konsisten terhadap waktu masih menjadi persoalan. Kegiatan di hari pertama yang di selenggarakan selama 2 hari berturut-turut, membuat konsisten terhadap waktu menjadi terbengkalai, inilah menjadi awal dari semua permasalahan tentang kedewasaan. Bagian pertama tentang persoalan rasa. Puncak dari sebuah kelaraan, iala mencari pengganti untuk keseimbangan. Baru saja terbersit dalam pemikiran, bahwa keseimbangan hidup butuh yang namanya jatuh cinta setelah patah hati yang mendalam. #1 ( Bagian Rasa ) Raga yang bertolak belakang dengan rasa, menjadi kebohongan terbesar dengan menipu diri sendiri, berdamai dengan liri perih, Memaksa hati menerima ia pergi, untuk kesekian kali. Sama seperti hari - hari biasanya, melakukan aktivasi sebagai mestinya, bangun dengan lewat waktu yang di sepakati, bergegas menuju tempat kegiatan, seperti biasa mencari alasan yang te...